24 May, 2020

Tren Bekerja Hybrid Akan Jadi Norma Baru Pada Masa Depan

Bahkan saat dilift, kita juga harus berdiri tanda yang telah ada dengan posisi saling membelakangi. Menyikapi hal tersebut, dari sektor pendidikan juga memaksimalkan bahwa proses pembelajaran harus tetap berjalan. Meski sampai saat ini pembelajaran bersama siswa/mahasiswa masih harus dilakukan secara daring atau on-line, namun beberapa instansi pendidikan mulai menetapkan para guru/dosen/tenaga pendidik dan karyawan lainnya untuk masuk kerja. Pemerintah dari berbagai lini terus mengupayakan dengan serius dalam menangani wabah, mulai dari membuat himbauan tegas terkait protokol kesehatan diberbagai sektor hingga upaya-upaya untuk tetap menstabilkan perekonomian masyarakat Indonesia. Tidak dapat dipungkiri, dengan adanya kondisi seperti ini banyak sekali masyarakat yang terdampak ekonominya.

Walaupun pada akhirnya kasus positif virus corona 95% nya hanya mengalami gejala ringan, seperti flu dan demam, pilihan bekerja di rumah tetap harus diterapkan agar angka kasus yang telah mencapai ratusan ribu ini bisa semakin ditekan. Berinvestasi pada perangkat yang bisa mendukung gerakan WFH seperti video conferencing, NetSuite ERP, atau G Suite perlu untuk dipertimbangkan agar dampak pandemi international ini bisa segera berakhir secepatnya. Meski dikecualikan dan dapat beroperasi seperti biasa, tempat atau fasilitas umum di atas wajib menjaga kebersihan tempat usahanya demi melindungi para pekerja dari COVID-19. Selain itu, pelaku usaha juga didorong untuk mengutamakan pemesanan barang secara daring atau jarak jauh. Saat kegiatan di luar rumah dibatasi akibat wabah Corona, tentunya pekerjaan yang bisa kita lakukan pun juga jadi sangat terbatas.

Bagi pencari kerja yang belum memiliki kualifikasi atau pengalaman kerja di bidangnya dan belum mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, maka dapat mencoba keberuntungan dengan memproduksi masker dan menjualnya secara on-line. Country Manager Jobstreet Indonesia Faridah Lim menjelaskan, lebih dari 50% tenaga kerja di Indonesia mengalami dampak dari pandemi covid-19, entah itu di PHK atau dirumahkan sementara. Menanggapi segala ketidakpastian akibat pandemi Covid-19, seluruh perusahaan atau tempat kerja yang tidak bergerak pada sektor-sektor pokok di beberapa negara ditangguhkan sementara untuk meminimalkan transmisi antara para pegawai. Dengan berlakunya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar di daerah Jakarta—yang mungkin akan diikuti oleh daerah-daerah lain di sekitarnya, beberapa perusahaan sudah memulai menerapkan kebijakan untuk bekerja dari rumah kepada para karyawannya. Sebagai bagian dari usaha untuk mendukung social distancing, pemerintah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Skala Besar bagi sejumlah wilayah dan menghimbau sekolah-sekolah untuk memulai pembelajaran berbasis on-line yang dapat dilakukan dari rumah bagi anak-anak. Kami mengerti kebutuhanmu untuk mendapatkan pekerjaan di tengah world pandemi ini, dan kami hadir untuk membantumu terhubung dengan pekerjaanmu yang berikutnya secepat mungkin.

Hand sanitizer diperlukan jika Anda tidak menemukan tempat untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, seperti di dalam bus atau kereta. Belilah hand sanitizer dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen karena produk dengan persentase alkohol di bawah itu tidak mampu membersihkan tangan Anda dari virus dan bakteri secara efektif. Tidak hanya di angkutan umum, di kantor pun Anda masih bisa terpapar oleh virus corona dengan mudah. Ruang kantor yang terbuka dan tanpa sekat, contohnya penggunaan satu meja besar bersama-sama; atau pemakaian barang-barang kantor yang sering digunakan bergantian, seperti gelas, piring, sendok, dan semacamnya; juga akan membuat Anda rentan tertular Covid-19. BP2MI juga memfasilitasi PMI yang kesulitan pulang ke daerah asal akibat adanya kebijakan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020.

Bekerja dalam masa Covid

Jangan menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi. Artinya, mata bisa menjadi jalur masuknya virus SARS CoV-2 penyebab COVID-19”, pesannya. Menurut Harris, perlu kreativitas guru dan orangtua dalam mengekplorasi cara belajar anak. Terlebih, karena banyak kendala fasilitas teknologi dan koneksi internet. “Kami sarankan pendidikan kecakapan hidup untuk dieksplorasi, sehingga tidak harus belajar secara daring,” ujar Harris. Perlu ada penekanan kembali dari Kadisdik agar metode belajar di rumah tidak hanya terpaku pada capaian akademik ataupun fokus pada kemampuan kognitif saja.

About : Jaya